Minggu ini Twitter akhirnya memperbaiki Direct Messsage nya. Sekarang ketika anda membaca pesan anda baik dari ponsel atau komputer pesan akan langsung muncul di notifikasi anda.
Nyaman, bukan? Perbaikan itu disambut baik oleh para pengguna twitter, tapi tingkat frustasi terhadap twitter sudah menumpuk hingga membuatnya tak layak mendapat ucapan selamat atau terima kasih.
Status disfungsional tersebut telah membuat hal tersebut sebagai banyak bahan lelucon dan cemoohan, Twitter harusnya mengaktifkan fitur yang sangat diperlukan ini sejak lama. Menghubungi seseorang dengan tweet "@" sederhana amatlah menjengkelkan, dan ketika anda akhirnya dapat mengirim DM pada seseorang, tapi anda juga tidak tahu apakah DM itu akan dibuka tentu membuat anda ingin menyerah pada penggunaan twitter. Lalu terbesit perasaan yang menjengkelkan ketika secara tak sengaja anda menekan tombol DM dan melihat pesan yang belum dibaca beberapa bulan lalu dikala anda tak mengetahuinya.
Kita semua bukan satu-satunya yang benci pada DM. The Daily Anchor melaporkan pada awal 2009 bahwa Jack Dorsey, pendiri Twitter, bahkan tidak menggunakan fitur tersebut. Dia "bukan penggemar" melihat bagaimana cara kerja DM yang menghindari poin dari tweeting yang umum dipakai. Apapun alasannya, DM telah menjadi kambing hitam Twitter tapi sekarang, setelah perbaikan akankah DM tetap menjadi masalah utama?
Pembaruan dan perbaikan pada DM menunjukkan adanya lebih dari perbaikan sederhana.
Sebagai pemberitahuan saja, update terbaru ini memungkinkan anda membuka Direct Message pada Android, iPhone, iPad, Mac, twitter.com, mobile.twitter.com, dan TweetDeck dan pengguna tidak perlu membuka pesan yang sama lagi untuk kedua kalinya pada perangkat berbeda.
Twitter sebetulnya telah mempersulit pengguna untuk mengabaikan DM yang belum dibaca dengan pada tahun lalu. Sekarang akan muncul sebuah titik biru terletak di tengah-tengah halaman profi anda yang tidak akan hilang jika anda memilih untuk mengabaikan DM anda. Namun kehadiran titik itu melayani tujuan DM mengingat fakta tampilan (atau pendengaran) isyarat dan pemberitahuan. Untungnya sekarang, titik biru pemberitahuan DM akan hilang di semua platform lain yang anda gunakan setelah pesan dibaca.
Jadi sekarang pertanyaannya adalah: mengapa tiba-tiba twitter memperbarui fitur DM nya?
Mari kita kembali awal pertama. Twitter berdiri sejak 2008. Sementara banyak orang yang skeptis mencemooh ide dari jaringan sosial yang mampu menghasilkan uang, lima tahun kemudian Twitter membuat ratusan juta dolar dari hasil pendapatan iklan. Hal tersebut merupakan kebanggaan dari pemilik portal hit, Vine. Point pentingnya adalah Twitter bisa mendapatkan sesuatu dilakukan jika mereka memprioritaskannya. Dan rupanya, memperbaiki DM bukanlah prioritas tersebut.
Bahkan sekarang, sebagian besar argumen dalam daftar Robert Scoble di tahun 2008 "Alasan Mengapa Twitter Direct Messages Payah" secara umum masih benar.
Mungkin alasan Twitter mengabaikan fitur tersebut memiliki hubungan mengenai fakta bahwa situs jejaring sosial sebenarnya tidak mempedulikan atau menjamin privasi: Twitter membuat uang dari tweet publik. Pesan pribadi seperti DM secara teoritis akan mencuri potensi pendapatan Twitter karena iklan seperti tren hashtags dan tweet yang dipromosikan muncul pada dashboard yang mengalir di tweet publik.
DM mungkin tidak menjadi prioritas Twitter, dan bahkan mungkin secara harfiah duduk di bagian bawah daftar prioritas twitter. Jadi apakah perbaikan yang dilakukan Twitter ini memiliki rencana lebih lanjut untuk penggunaan Direct Message nya?
Direct Message mungkin masih berguna untuk mengirimkan pesan "pribadi" sebagai tujuan awalnya ... tapi bagaimana jika DM menjadi semacam hub pemberitahuan?
Banyaknya kemiripan sensitivitas dan pentingnya DM telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir dengan pengguna menyalahgunakan fitur tersbut dengan menjadwalkan DM otomatis. Pada poin ini, tentu tidak lagi mengejutkan jika sebagian besar pengguna biasa mengabaikan Direct Message sama sekali. Mungkin Twitter berencana untuk menginvestasikan kembali fitur tersebut dengan cara yang bisa merebut kembali perhatian kita. Adakah kemungkinan ini?
Sebagai permulaan, Twitter menambahkan fitur people discovery, yang masih dalam fase pengujian yang akan memberitahu anda ketika beberapa orang yang anda ikuti tiba-tiba mengikuti pengguna tertentu. Peringatan ini diatur melalui email saja tapi mungkin itu bisa segera masuk dalam kotak DM anda ... yang akan menjadi dorongan bagi Twitter untuk membuat DM bekerja dengan baik(daripada saat ini).
Katakanlah bahwa DM adalah hub pemberitahuan untuk semua aktivitas data pada account dan jaringan, ada sejumlah cara Twitter secara leluasa dapat menggunakan fitur tersebut. Misalnya, situs jejaring sosial itu secara diam-diam meluncurkan analisis gratis di-appnya, tetapi alat analisis tersebut terkubur di dalam iklan Twitter halaman yang mungkin membuat rata-rata pengguna tidak akan pernah jenuh mengaksesnya sama sekali. Jadi untuk membuat pengguna untuk menggunakan kembali alat ini, Twitter bisa mengirim DM berisi pembaruan analisis tentang akun pengguna nya.